Maret 09, 2011

Amoxicillin


     
     Amoxicillin adalah zat pembunuh kuman golongan antibiotik penisilin, bekerja melawan bakteri di dalam tubuh Anda,Amoxicillin digunakan untuk mengobati beraneka jenis infeksi/peradangan disebabkan oleh bakteri, seperti infeksi peradangan telinga, infeksi kandung kecing, radang paru paru, kencing nanah, dan infeksi yang disebabkan oleh E.coli atau salmonella .


       Amoxicillin juga kadang-kadang digunakan bersama-sama dengan clarithromycin zat pembunuh kuman yang disebut lain (Biaxin) untuk borok-borok perut disebabkan oleh Helicobacter pylori infeksi/peradangan. Kombinasi ini  kadang-kadang digunakan dengan lansoprazole reduktor perut yang disebut asam (Prevacid).
         Jangan menggunakan antibiotik ini jika anda adalah alergi amoxicillin atau zat pembunuh kuman penisilin lain manapun, seperti ampisilin (Omnipen, Principen), carbenicillin (Geocillin), dicloxacillin (Dycill, Dynapen), oxacillin (Bactocill), penisilin (Beepen-VK, Ledercillin VK, Pen-V, Pen-Vee K, Pfizerpen, V-Cillin K, Veetids), dan yang lain.
       Sebelum menggunakan amoxicillin, sampaikan kepada dokter jika anda alergi sefalosporin-sefalosporin seperti Ceclor, Ceftin, Duricef, Keflex, dan yang lain. sampaikan kepada dokter jika anda mempunyai sakit asma, penyakit hati atau ginjal, suatu kekacauan pendarahan atau pembekuan darah, penyakit akibat radang ( juga disebut “mono”), atau setiap jenis dari alergi.
       Amoxicillin dapat membuat pil kontrasepsi kurang efektif, Sebelum minum amoxicillin, katakan kepada dokter jika anda menggunakan pil kontrasepsi, berapa lamanya dari waktu yang ditentukan oleh dokter Amoxicillin tidak akan bekerja pada suatu infeksi/peradangan karena virus seperti selesma atau influensa. Jangan memberi pengobatan ini kepada orang lain, sekali pun mereka mempunyai gejala-gejala yang sama anda kerjakan.
        Pengobatan-pengobatan antibiotik dapat menyebabkan diare, yang bisa menjadi suatu tanda dari suatu infeksi/peradangan yang baru. Jika anda mempunyai diare yang encer/berair atau dengan darah di dalamnya, segera hubungi dokter. Jangan menggunakan sembarang untuk menghentikan diare kecuali jika dokter sudah mengatakan kepada anda.

Perhatian
Sebelum menggunakan amoxicillin
Jangan menggunakan pengobatan ini jika anda alergi amoxicillin atau kepada zat pembunuh kuman penisilin lain manapun, seperti:
ampisilin (Omnipen, Principen);
carbenicillin (Geocillin);
dicloxacillin (Dycill, Dynapen);
oxacillin (Bactocill); atau
penisilin (Beepen-VK, Ledercillin VK, Pen-V, Pen-Vee K, Pfizerpen, V-Cillin K, Veetids, dan yang lain).

Sebelum menggunakan amoxicillin, katakan kepada dokter jika anda alergi antibiotik (terutama sefalosporin-sefalosporin seperti Ceclor, Ceftin, Duricef, Keflex, dan yang lain), atau jika anda mempunyai:
*sakit asma;
*penyakit hati;
*penyakit ginjal;
*gangguan pendarahan atau pembekuan darah;
*penyakit akibat radang ( juga disebut “mono”);
*Riwayat diare yang disebabkan oleh antibiotik; atau
*Riwayat tentang segala jenis dari alergi.   
 
GENERIK
Amoksisilin.

MERK DAGANG

Penmox, Intermoxyl, Ospamox, Amoxsan, Hufanoxyl, Yusimox

INDIKASI
Infeksi saluran nafas, saluran kemih & kelamin, kulit & jaringan lunak yang disebabkan oleh bakteri Gram positif & Gram negatif yang rentan terhadap Amoksisilin.
 
KONTRA INDIKASI
# Hipersensitifitas terhadap Penisilin.
# Infeksi mononukleosis.

CARA KERJA OBAT :
Amoxicillin adalah senyawa Penisilina semisintetik dengan aktivitas antibakteri spektrum luas yang bersifat bakterisid, efektif terhadap sebagian besar bakteri gram positip dan beberapa gram negatip yang patogen. Bakteri patogen yang sensitif terhadap Amoxicillin antara lain : Staphylococci, Streptococci, Enterococci, S. pneumoniae, N. gonorrhoeae, H influenzas, E. coli, dan P. mirabiiis. Amoxicillin kurang efefktif terhadap species Shigella dan bakteri penghasil beta laktamase.
   

 PERHATIAN
# Hipersensitif terhadap Sefalosporin.
# Kerusakan ginjal.
# Leukemia limfatik.
# Superinfeksi.
- Penggunaan dosis tinggi dalam jangka lama dapat menimbulkan super infeksi (biasanya disebabkan Enterobacter, Pseudomonas, S. aureus, Candida) terutama pada saluran gastro intestinal.
- Pemakaian pada wanita hamil belum diketahui keamanannya dengan pasti.
- Hati - hati pemberian pada wanita menyusui daparmenyebabkan sensitifitas pada bayi.
- Pada kasus gonorhea : hati-hati penggunaan pada anak-anak karena probenecid dikontra-indikasikan untuk anak-anak dibawah 2 tahun.
- Pengobatan dengan Amoxicillin dan jangka waktu yang lama harus disertai dengan pemeriksaan terhadap fungsi ginjal, hati dan daraa

Interaksi obat :
- Probenesid memperpanjang waktu paruh Amoksisilin dalam plasma.
- Allopurinol memicu timbulnya kemerahan pada kulit.
- Mengurangi efektifitas kontrasepsi per oral.

EFEK SAMPING
Reaksi hipersensitifitas, gangguan pada saluran pencernaan.

KEMASAN
Kapsul 500 mg, kapsul 250 mg, Sirup kering.


DOSIS
# Dewasa : 250-500 mg tiap 8 jam.
# Anak-anak : 20 mg/kg berat badan/hari dalam dosis terbagi yang diberikan tiap 8 jam.
Pada infeksi berat dosis dapat digandakan.
# Gonore akut : 2-3 gram sebagai dosis tunggal.

CARA PENYIMPANAN
Untuk menjaga khasiat obat ini, maka harus pula diperhatikan cara penyimpanannya. Amoxicillin sebaiknya disimpan dalam suhu kamar yaitu antara 20 sampai 25 derajat Celcius. Untuk sirop kering yang telah dicampur dengan air sebaiknya tidak digunakan lagi setelah 14 hari atau 2 minggu.


Sumber: Berbagai Sumber

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar